Minggu, 16 Desember 2012

KILUAN BAY PART 1


Sudah pernah mendengar atau berwisata ke "KILUAN BAY"/Teluk Kiluan yang berlokasi di Lampung? Di tempat ini kita akan dimanjakan oleh keindahan alam yang masih sangat alami dan juga kelucuan Dolphins. Banyak wisatawan yang berkunjung kesini karena mereka ingin melihat lumba-lumba. Bagi yang sudah saya ingin berbagi sedikit cerita tentang pengalaman saya di sana dan bagi yang belum, di tulisan saya ini saya memberikan sedikit informasi dan gambaran tentang Kiluan Bay. Siapa tahu Anda tertarik dengan tempat ini #saya yakin pasti Anda akan tertarik setelah membacanya.

Baiklah, saya sudah tidak sabar ingin share cerita saya ini. Berawal dari info kakak tingkat yang memperlihatkan foto-foto dia di Teluk Kiluan. Dari situlah saya merasakan love at the first sight with Kiluan Bay. It's so beautiful place. Tidak lama kemudian teman saya yang nekerja di Jakarta menelfon saya dan dia bercerita tentang Kiluan; dia melihat acara TV yang menayangkan Kiluan. Dia sendiri belum tahu bahwa di daerahnya sendiri; Lampung, ada tempat wisata yang sangat indah dan masih sangat alami. Bahkan, Teluk Kiluan ini sering dikunjungi oleh wisatawan dari luar propinsi bahkan luar negeri karena tertarik dengan lumba-lumbanya. Dari pembicaraan kami, kami memutuskan untuk berlibur kesana beberapa hari kemudian.

Kami; Martinus, Rian, Silvia, dan saya berangkat pada tanggal 24 Maret 2012 pukul 11.00 WIB dari Bandar Lampung. Kami belum pernah ke sana sebelumnya, hanya bermodal info dari kakak tingkat dan hasil pencarian kami mengenai Teluk Kiluan di dunia maya. Tempat ini berlokasi di desa Kelumbayan Kab. Tanggamus Lampung. Kami melalui perjalan yang sangat panjang dan melelahkan. Lihat saja mapnya di bawah ini; yang Garis Biru adalah jalan menuju Kiluan dari Bandar Lampung:


Medannya sangat menantang, jika kesana kita harus siap fisik dan persiapan yang matang. Dan akhirnya, kami sampai di Tugu Selamat Datang Kiluan sekitar pukul 14.00. Hufft,,,, lumayan dech pokoknya,, hehe,,, Ini dia ekspresi kegembiraan kami ketika kami sampai di Tugu Welcome to Kiluan Bay ya; sayang sekali satu lumba-lumbanya udah rusak,,, hmmm,,, semoga sekarang sudah diperbaiki. Ini fotonya:



Perjalanan kami belum berakhir. Karena ternyata, masih butuh waktu sekitar 15 - 20 menit lagi untuk sampai ke Teluk Kiluan. Akhirnya, kami sampai di cottage pertama Teluk Kiluan. Kami bertanya kepada orang2 disana mengenai biaya penginapan; bisa nyewa cottage dengan biaya sekitar 250 ribu permalam atau 150 ribu jika kita menginap di rumah warga. Karena budget kami sedikit, maka kami menginap di rumah warga. Setelah berunding dengan ibu pemilik rumah kami berjalan-jalan di Teluk Kiluan yang sudah kami tunggu keindahannya. Saat kami disana banyak anak-anak remaja yang sedang bermain bola kaki. Lapangannya berlokasi tepat di pinggir teluk. Sungguh indah. Airnya benar-benar jernih, disini sangat dijaga kealamiannya. Ini foto2 kami disana:



Ini lapangannya, lihat betapa indahnya dan serunya bermain bola dipinggir teluk yang sangat indah.

 Ini dia teluknya, indah bukan,,,, airnya jernih sekali,,,,,.

 Rian (teman SMP), saya, dan Silvia (teman kuliah).

 Ingin mengabadikan jaket angkatan "NERD" UNILA di Kiluan, sekaligus menjadi anggota NERD pertama yang menapakkan kaki di Kiluan.  

Setelah itu kami menyusuri garis teluk hingga terdengar suara ombak yang cukup besar. Meski agak takut kami memberanikan diri untuk mengabadikan gambar kami di sana. Indah sekali pemandangan di sini, perjalanan yang sangat melelahkan terbayarkan sudah oleh indahnya alam di Kiluan. Teman saya Martinus terkagum2 dengan Kiluan. Dia sangat bangga, ternyata Lampung ga kalah indahnya dengan kota2 yang lain yang mempunyai wisata alam yang sudah dikenal banyak orang seperti Bali, Yogyakarta, dll.



Teman saya yang satu ini sebenarnya takut dengan ombaknya yang cukup besar, tapi tetap saja dia memberanikan diri supaya tercium sedikit oleh ombak Kiluan,,, hehe,,, wat-wat gawoh,,, 


Setelah befoto2 kami kembali ke rumah penginapan untuk beristirahat. Kami harus mempersiapkan diri untuk bertemu dengan Doplhin esok hari. Tapi, di sini belum ada listrik, warga Kelumbayan ini menggunakan alat bantu yang hanya berfungsi dari Maghrib sampai jam 24.00. Ditambah lagi disini signal sangat susah. Tapi, kita harus beruntung ada spot2 tertentu yang bisa menangkap signal.

Untuk bertemu dengan Dolphin, kita harus berangkat jam 5 Subuh. Kami tidak boleh kesiangan karena jika terlalu siang kami tidak bisa bertemu dengan Dolphin. Untuk bertemu dengan mereka kami harus menyewa kapal seharga 250 ribu perkapal. Satu kapal bisa dinaiki maksimal 5 orang. Jadi, kami manyewa satu kapal, kami berlim dengan orang yang mengantar kami berjumpa Dolphin. Jam 04.30 kami dibangunkan oleh ibu pemilik rumah dan kami pun dibuatkn bekal sarapan dengan lauk cumi-cumi. Enak... Kami pun bangun dan shalat Subuh dulu. Tanpa mandi kami pun berangkat. Kami menggunakan pelampung dahulu sebelum berangkat. Ini sangat penting mengingat kita akan menjumpai mereka di laut lepas dan juga di ombak yang besar karena mereka akan muncul jika ombaknya besar. Tapi saya agak takut karena kapal yang harus kita naiki bentuknya sangat kecil dan langsing, namanya Jukung. Dengan mungucap Bismillah kami pun berangkat..


Berangkat,,,,,, 


 Enjoying sunrise and sunbath at Kiluan,,,,


 Bergaya dulu sebelum bersua dengan Dolphin,, hehe,,,

Kami di bawa ke laut lepas dengan ombak yang begitu membahana. Saya merasa mual waktu itu, mabok laut ceritanya, hehe,,,, sempat saya bicara dalam hati ingin kembali ke daratan. Namun, saya ingin sekali bertemu dengan Dolphin. Jadi harus tetap berani. Cukup lama kami terombang-ambing di laut lepas dan terhempas ombak, tapi mereka belum muncul juga. Dan, akhirnya rasa takut saya hilang seketika ketika pemilik kapal menunjukan kepada kami segerombolan Dolphin yang menari-nari di ombak. Sungguh luar biasa mengagumkan. Ingin rasanya membawa pulang mereka. He,,, #Mimpi. Setelah puas melihat mereka meski kami tak bisa mengambil gambarnya karena keterbatasan media, kami pun berputar arah dan kembali ke darat. Di tengah perjalanan kami pun diberi pertunjukan oleh sekelompok ikan-ikan kecil yang indah. It's so amazing,,,,Setelah itu kami pun menyantap bekal kami tadi. Baru kali ini saya makan di tengah laut. he.... enak juga ya...


Having breakfast in the middle of the sea,,

 Nah,, dalam perjalan pulang, kami disuguhi keindahan Pulau Anak Abah  dengan pantainya yang sungguh cantik. Namun kami tidak bisa menginjakkan kaki disana karena dibutuhkan biaya lagi.
Dibawah ini adalah spot-spot indah yang hanya bisa kmai lihat di atas kapal:

They were diving in Kiluan Beach.


 

 Ini Pulau anak Abah dengan pantai Kiluan yang sangat indah. 

 What a beautiful beach,,,,,, 


Spot yang satu ini sungguh luar biasa,,,, tak ada yang menandingi,,,,



Ternyata, ada turis yang mau liat Dolphin juga, tapi kok udah siang ya,,, apa masih bisa ketemu mereka??? mudah2an nasibnya beruntung seperti kami yg bisa melihat lumba-lumba yang lucu.


Thanks God. Akhirnya kami sampai ke rumah ibu penginapan pukul 09.00. Bisa dibayangkan kan berapa lama dan seberapa jauh kami di tengah laut demi bertemu lumba2,,, hehe,, This was my unforgettable experience at Kiluan Bay; THE HIDDEN PARADISE IN LAMPUNG. Dan, kami pun langsung mandi, beres2, dan pamitan pulang. Kami sampai di Bandar Lampung pukul 18.30. Kami mampir dulu di KLARA dan MUTUN dulu. Jadinya sampe malem dech,,, hehe,,,,

Semoga Kiluan Bay tetap dipertahankan kealamiannya,,,,, Dan satu lagi, semoga sarana dan prasarana juga diperbaiki sehingga semakin banyak wisatawan dalam maupun luar negeri yang tertarik ke Kiluan Bay. Amiin.... Bagi yang belum perbah kesini buruan nikmati keindahan Lampung di Kiluan. Dijamin ga bakal nyesel,,,, OK,,,, Sekian dulu cerita saya, oya,,, sebenarnya ini sudah beberapa bulan yang lalu cuma baru sempat dipost... hehe,, agak sibuk... Sampai ketemu lagi di KILUAN BAY PART 2... Bye,,,































Tidak ada komentar:

Posting Komentar